MERTIVES-Kalau kamu mau mencari komputer baru, terutama untuk anak sekolah, boleh jadi
Chromebook bisa jadi pilihan. Laptop jenis ini sering digunakan di sekolah karena berbagai alasan, salah satunya karena dibanderol dengan harga yang relatif terjangkau. Ada berbagai pilihan yang tersedia dengan harga di bawah Rp6 jutaan, terkadang kamu juga dapat menemukan yang bagus dengan harga di bawah Rp4 jutaan.
Nah selama ini Chromebook dianggap sebagai laptop entry-level berbiaya rendah dengan fitur minimal, penyimpanan lokal terbatas, dan ketergantungan besar pada layanan Google. Semuanya disimpan di dalam cloud, sehingga beberapa siswa dapat menggunakan Chromebook yang sama dan mendapatkan pengalaman pribadi mereka sendiri.
Semuanya terkait dengan akun Google dan hanya dapat diakses setelah pengguna masuk. Hal ini membuat Chromebook sangat menarik bagi siswa muda, tetapi juga bagus sebagai komputer sekunder atau alternatif laptop bagi mereka yang memiliki kebutuhan terbatas.
Bergantung pada cloud
Google
Chromebook menjalankan sistem operasi ChromeOS, yang berpusat pada aplikasi berbasis cloud. Laptop ini tidak memerlukan solid-state drive (hardisk) yang besar karena semua konten — foto, video, Google Docs, spreadsheet, dan presentasi — disimpan di server jarak jauh Google. Pengguna harus masuk ke akun Google untuk mengakses sebagian besar konten.
Salah satu manfaat utama dari pendekatan ini, kamu dapat mengerjakan file di satu laptop dan melanjutkan dari tempat kamu tinggalkan di perangkat lain. Kamu akan melihat semua perubahan yang tercermin pada Chromebook saat menggunakannya lagi, dan sebaliknya.
Namun kekurangannya, kamu tidak akan mendapatkan pemrosesan yang kuat, sebab RAM Chromebook biasanya sangat terbatas, sehingga tidak dapat mengikuti aktivitas yang intens, seperti multitasking dan permainan berat. Selain itu, penyimpanannya juga minimal, cukup untuk mengunduh aplikasi penting, dan mungkin beberapa untuk hiburan. Ditambah lagi, untuk meningkatkan (update) perangkat keras Chromebook juga tidak mudah, malah tidak mungkin.
Tetapi opsi itu justru cukup baik dari sisi keamanan, terutama bagi siswa yang menggunakan Chromebook di ruang kelas. Opsi tersebut juga membantu laptop agar tidak mendapat bebanyang berat dari aplikasi atau game.
Bisa jadi laptop alternatif
Google
Chromebook adalah teman yang ideal untuk siswa muda dan bagus untuk menyelesaikan pekerjaan rumah. Laptop ini juga bisa menjadi pilihan yang baik sebagai komputer sekunder bagi mereka yang terkadang bekerja dari rumah atau sering bepergian. Laptop ini sangat direkomendasikan untuk pengguna yang tidak terlalu paham teknologi yang menginginkan sesuatu yang mudah digunakan.
Chromebook paling baik untuk produktivitas saat digunakan dengan aplikasi Google, seperti Google Classroom, Gmail, Google Docs, Google Slides, Google Sheets, Google Meet, dan dengan model terbaru, Google Gemini. Tetapi yang perlu diingat, karena semuanya ada di cloud, kamu akan membutuhkan konektivitas internet untuk menyelesaikan sebagian besar tugas dan mengakses konten. Tetapi kamu juga dapat menggunakan Chromebook secara offline untuk hal-hal terbatas. Laptop ini juga cukup bagus untuk menjelajah web melalui Google Chrome, streaming dari situs populer seperti YouTube, dan produktivitas ringan. (mert/yans)