Usia cumalah angka. Begitulah ungkapan yang sering kita dengar. Ungkapan ini untuk merepresentasikan bahwa usia meski terbilang lanjut, tetapi semangat tetap muda. Saya, Yani Andriyansyah dari sisi usia tergolong tua, masuk dalam Generasi X. Usia Saya sudah lebih dari separuh abad, tepatnya 55 tahun. Mungkin banyak orang akan merasa malu atau tabu menyebutkan angka usia. Padahal, itu adalah anugerah yang diberikan Tuhan bahwa kita bisa sampai pada titik ini.
Sementara yang muda, masih belum pasti apakah akan sampai pada titik separuh abad. Maka bersyukurlah. Selama ini Saya berkecimpung di dunia jurnalistik dan penulisan sudah lebih dari 25 tahun. Terakhir Saya terlibat di platform anak muda Brilio.net. Hampir satu dekade saya berada di media yang berbasis di Yogyakarta itu. Sebelumnya,—juga hampir satu dekade—saya berkiprah di Koran Sindo.
Kiprah Saya di dunia jurnalistik bisa dibilang sebagai “kecelakaan profesi”. Dari sisi latar belakang pendidikan, Saya tidak pernah bersinggungan dengan ilmu jurnalistik atau penulisan. Saya adalah lulusan Teknik Elektro Universitas Kertanegara, Jakarta (saat ini kampus tersebut sudah tutup). Terlalu panjang untuk bercerita mengapa saya pada akhirnya “kecemplung” di dunia tulis menulis.
Selama di Brilio.net, saya berusaha membangun reputasi sebagai seorang penulis dan editor media milenial lewat berbagai karya dan kontribusi yang bisa saya lakukan. Sebagai seorang profesional, Saya sering kali diidentifikasi dengan nama-nama lain yang mencerminkan kedekatan dengan komunitas Brilio, seperti Mas Yani dan Om Yani.
Selama ini saya berupaya menyajikan informasi dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, khususnya dengan berbagai inisiatif dan proyek yang melibatkan gaya hidup dan tren terkini. Saya juga aktif dengan berbagi konten yang relevan dan inspiratif, yang tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan wawasan kepada audiens dengan pendekatan yang ramah dan komunikatif.
Di luar dunia penulisan, Saya memiliki minat yang luas dan sering kali terlibat dalam berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan diri dan komunitas. Keberadaan Saya di Jakarta menambah warna tersendiri dalam perjalanan karier, di mana Saya terus berinovasi dan berkontribusi dalam industri media.
Blog ini menjadi salah satu media aktualisasi Saya setelah pensiun dari media. Blog ini menjadi catatan dan coretan keresahan saya dalam menyikapi berbagai hal, mulai dari yang santai, remeh-temeh, hingga yang paling serius. Konten dalam blog ini sepenuhnya merupakan penuturan yang didasarkan pada apa yang saya rasakan. So, selamat membaca!







0 comments:
Posting Komentar